Aplikasi Simon Rain Langkah Kesiapsiagaan Memantau Curah Hujan

Hujan yang mulai mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Jombang menuntut kewaspadaan dari segala kemungkinan bencana alam. Untuk mempermudah monitoring curah hujan di seluruh wilayah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Stasiun Meteorologi (BMKG) Kelas I Juanda Surabaya menggunakan Aplikasi Sistem Monitoring Curah Hujan yang disingkat Simon Rain.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Surabaya, namun dapat diakses BPBD Jombang melalui perjanjian kerjasama. Keuntungannya mengakses aplikasi tersebut, BPBD Jombang bisa melihat kondisi dan curah hujan yang mengguyur 306 desa di seluruh wilayah Jombang.

“Dari aplikasi ini hujan dengan skala ringan, sedang, atau tinggi yang mengguyur wilayah tertentu, bisa dilihat melalui data yang dikirim BMKG kepada kami. Ini akan memudahkan kerja BPBD dalam mendeteksi wilayah-wilayah yang diguyur hujan”, kata Sekretaris BPBD Jombang Ahmad Syaikul Jabara.

Syaikul menyebut, BPBD sebagai sektor komando penanggulangan bencana di Jombang berupaya dalam berbagai cara untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana. “Saat kondisi cuaca tidak dapat diprediksi, pemanfaatan aplikasi Simon Rain menjadi salah satu langkah kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Khususnya untuk bencana yang terjadi akibat intensitas hujan di suatu wilayah”.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Taufiqhermawan mengatakan setiap hari BMKG memang mengeluarkan prakiraan hujan dengan skala wilayah kabupaten kota di Jawa Timur. Namun untuk monitoring hujan yang sedang turun, saat ini baru lima kabupaten kota yang bisa mengakses datanya. “Lima daerah diantaranya Kota Surabaya, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Jombang”.

Hujan yang turun di suatu wilayah, menurut Taufiq bisa dipantau melalui radar cuaca yang ada di Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Surabaya. “Sistem radar cuaca melakukan monitoring hujan 24 jam penuh. Data dari aplikasi Simon Rain ini, diteruskan BPBD setiap daerah untuk diinformasikan kepada masyarakat”. Taufiq menambahkan, BMKG berharap dengan aplikasi tersebut BPBD dapat mengantisipasi lebih dini ancaman bencana alam yang disebabkan hujan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *